
AMBARAWA, KOMPAS.com - Mengisi liburan panjang atau akhir pakan bersama keluarga, cobalah menikmati tur wisata kereta api tua, mulai uap hingga diesel yang tersedia di Museum Kereta Api Ambarawa, Jawa Tengah. Di museum yang juga merupakan stasiun kuno ini, terdapat beberapa pilihan perjalanan, baik reguler maupun sewa, dengan dua alternatif kereta dan tujuan. Untuk pilihan kereta, Anda bisa memilih menggunakan kereta uap yang berusia ratusan tahun, maupun kereta diesel kuno. Sedangkan rute yang dipilih ada Ambarawa-Tuntang yang menyuguhkan pemandangan gunung dan melintasi Rawa Pening. Sedangkan rute Ambarawa-Bedono melintasi perbukitan, Gunung Ungaran, dan Gunung Merbabu dengan lintasan menanjak. (BACA: Serunya Naik Kereta Tua di Museum Kereta Ambarawa) Rute Ambarawa-Bedono hanya bisa menggunakan kereta uap, karena menggunakan roda gerigi untuk menaklukkan lintasan menanjak ke bukit. Kepala Stasiun, sekaligus Museum Kereta Ambarawa Rahmayandi, menjelaskan ada dua jalur wisatawan, yang pertama reguler, kedua sewa.
Wisata sewa kereta uap maupun diesel Lokomotif uap langsir sebelum mendorong gerbong kereta wisata saat akan menanjak dari Stasiun Jambu menuju Stasiun Bedono, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (27/10/2016). Jalur kereta api Ambarawa-Bedono kembali dioperasikan setelah hampir dua tahun dalam proses perbaikan.(KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA) Pilihan kedua, Anda bisa menikmati perjalanan kereta uap dengan medan perbukitan dengan cara menyewanya terlebih dahulu. Menurut Rahmayandi, jenis trip ini biasanya digunakan bersama keluarga besar, kantor, reuni, maupun grup lainnya. Anda bisa memilih menggunakan kereta uap maupun diesel, dengan rute Ambarawa-Bedono dengan medan perbukitan, atau rute Ambarawa-Tuntang yang melewati rawa pening seperti reguler. Untuk tujuan Tuntang bisa memilih lokomotif uap maupun lokomotif diesel, dapat disewa menyesuaikan dengan jumlah penumpang. Satu gerbong dapat memuat hingga 40 penumpang, untuk satu gerbong sendiri dapat disewa Rp 10 juta, untuk dua gerbong Rp 12,5 juta, dan tiga gerbong Rp 15 juta. Sedangkan tujuan Bedono, hanya dapat menggunakan lokomotif uap karena lintasannya yang menanjak. Selain itu, maksimal hanya dapat menggunakan dua gerbong, dengan kapasitas sama tiap gerbong yaitu 40 orang. Satu kali perjalanan selama tiga jam pulang pergi tersebut dapat dipesan Rp 15 juta. Dalam perjalanan ini, kereta akan melintasi perbukitan dengan dua kali pemberhentian, yaitu di Stasiun Jambu, dan di wilayah Boga Makmur untuk mengisi air dan mempersiapkan tekanan uap sebelum menanjak. Untuk menikmati perjalanan tersebut, Anda perlu melakukan reservasi satu minggu sebelumnya. Reservasi ditujukan ke kantor PT KAI DAOP IV Semarang di Jalan MH Thamrin Nomor 3, Sekayu, Semarang, dengan membawa uang muka 10-20 persen. Setelah itu akan keluar pemberitahuan ke Stasiun Ambarawa, dan tiga sampai dua hari sebelum perjalanan akan keluar jam perjalanan pastinya, dan wisatawan juga wajib melunasi pembayarannya. Untuk pilihan kereta, Anda bisa memilih menggunakan kereta uap yang berusia ratusan tahun, maupun kereta diesel kuno.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar